Oknum Sangadi Hani Lila Di Minta Mundur Dari Jabatan ; Pemkab Bolmong Jangan Hanya Diam

by -975 Views

Bolmong — pelopormedia.com|| Masyarakat Desa Mototabian. kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.Rabu 22/01/2025 melakukan protes terhadap pemerintah kabupaten Bolaang Mongondow dengan memblokade jalan trans AKD

Hal tersebut akibat dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow yang sampai saat ini belum mengeluarkan surat rekomendasi penonaktifan kepada kepala desa mototabian Hani Lila

Masyarakat beranggapan pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dalam hal ini asisten yang khusus menangani bidang kepemerintahan,dengan sengaja melindungi oknum kepala desa Hani Lila agar bisa di pertahankan sebagai Kepala Desa.Padahal bagi masyarakat Hani Lila sudah tidak lagi pantas menjadi kepala desa.Karena sudah tidak bisa menjadi panutan yang bagi masyarakat.

Baca juga  Diduga Ada Dana Sisa Miliaran Rupiah, APH Ditantang Bongkar Dana Hibah Bawaslu Minsel Tahun 2024

masyarakat Desa Mototabian hari ini mendatangi kantor Bupati Bolaang Mongondow untuk Meminta Surat Rekomendasi menonaktifkan kepala desa Hani Lila.Hal tersebut sebagai bentuk untuk menindaklanjuti hasil dari Rapat dengar pendapat (RDP) pada beberapa waktu lalu.Di kantor DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow.dan sesuai dengan hasil rapat dengar pendapat bersama anggota DPRD pada beberapa waktu lalu DPR memberikan waktu 7 hari untuk bisa membuka kantor desa oleh pemerintah desa agar bisa di gunakan untuk masyarakat namun setelah 7 hari apabila pemerintah desa tidak mampu untuk membuka kantor desa tersebut maka kepala desa akan segera dinonaktifkan dan itu yang menjadi tuntutan dari masyarakat.

Baca juga  Berkaca Di Kotamobagu, Masyarakat Minta Kejari Minsel Audit Penggunaan Dana Hibah 17 Miliar Milik Bawaslu Minsel Tahun 2024

Namun sayangnya masyarakat desa mototabian tidak mendapatkan surat rekomendasi tersebut. Setibanya di desa masyarakat yang ada langsung berhenti di depan kantor desa Mototabian dan berkumpul tepat di jalan trans AKD sehingga ruas jalan, menjadi terhalang

Beberapa toko masyarakat desa Mototabian mengatakan kampung ini tidak akan aman lagi Torang tetap nda terima kalau, masih Hani Lila yang sangadi di sini

(Ronal P)