
MINSEL, PELOPOR MEDIA – Kondisi ruas jalan Raanan Baru Toyopon Kecamatan Motoling Barat Kabupaten Minahasa Selatan sangat memprihatinkan, dari pantauan di lokasi jalan tersebut mulai rusak padahal belum lama dikerjakan
Pengerjaan asal jadi itu dinilai berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara. Padahal, jenis aspal hot mix seharusnya disesuaikan dengan beban lalu lintas baik untuk jalan arteri maupun lingkungan
Kondisi ini menunjukkan lemahnya fungsi pengawasan Dinas PUPR bersama Inspektorat Minahasa Selatan, sehingga menimbulkan mutu dan kualitas proyek yang buruk serta tidak sejalan dengan jumlah anggaran yang diberikan
Jimris Selaku masyarakat Toyopon mengatakan, kerusakan jalan tersebut akan berpotensi sangat buruk, disebabkan dampak negatif bagi masyarakat pasti terjadi
” Kualitas jalan belum setahun dinikmati tapi sudah mulai berlubang” ucapnya
“Berharap dengan adanya kondisi seperti ini, Pihak Kejaksaan Amurang jangan hanya tutup mata mengingat anggaran yang digunakan pada jalan yang ada cukup besar, terlebih manfaatnya belum sepenuhnya dinikmati masyarakat yang ada” tutupnya
Diketahui, jalan Hotmix yang bersumber dari APBD Kabupaten Minahasa Selatan dikerjakan pada tahun 2024, dengan volume anggaran Rp. 4.158.199.198. pihak pelaksana tersendiri CV. Miracle.
Hingga berita ini di layangkan, belum ada konfirmasi lebih lanjut dengan pihak Kejaksaan Negeri Amurang terkait temuan tersebut. (Michael)
