Konser Batal Dilaksanakan, Uang Tiket Masyarakat Tidak Dikembalikan Diduga Pihak Pasar Malam Dan Sponsor Rokok Glory Tipu Warga Minsel

by -13 Views

MINSEL, PELOPOR MEDIA – Ratusan masyarakat mulai mempertanyakan akan kejelasan dari uang pembelian tiket yang diselenggarakan oleh pihak pasar malam yang berlokasi di Kelurahan Pondang beberapa hari yang lalu

Dari informasi yang di terima Pelopor Media, pelaksanaan konser yang rencananya digelar pada (31/1) lalu tepatnya di Pusat keramaian pasar malam depan kantor Bupati Minsel Pondang batal digelar pihak penyelenggara

Namun meskipun batal, sudah banyak masyarakat yang terlanjur membeli tiket masuk, dengan tujuan agar bisa menikmati konser yang di gelar oleh pihak pasar malam

Baca juga  Kejari Minsel Himbau Masyarakat Laporkan Hukum Tua Yang Terindikasi Ada Penyimpangan Soal Dana Desa

Fanny salah satu korban yang telah membeli tiket konser menjelaskan, pihak pasar malam sendiri tak ada etikad baik untuk mengembalikan uang masuk saat pelaksanaan konser batal di gelar

“Harusnya, mereka sudah kembalikan uangnya sebab konser batal dilakukan, biaya tiket konser Rp.100.000/orang meskipun kecil, hak kami harus tetap dikembalikan” ucapnya

Di sisi lain Pihak pengelola pasar malam ketika dikonfirmasi via WhatsApp 0878-6004-xxx, ia mengatakan pihaknya akan berupaya untuk mengembalikan uang tiket yang telah dibeli oleh masyarakat, akan tetapi membutuhkan waktu seminggu dalam proses untuk mencairkan

Baca juga  Realisasi Dana Ketahanan Pangan Desa Picuan Tahun 2024 Diduga Tidak Sesuai Data Realisasi, Masyarakat Tantang Kejari Minsel Usut Tuntas

Ia menambahkan, pihaknya masih menunggu pihak sponsor dalam hal ini Rokok Glory dalam proses transfer pengembalian

Aparat penegak hukum dalam hal ini Polres Minahasa Selatan diharapkan agar dapat mengambil tindakan tegas terhadap kejadian tersebut, di sebabkan telah terjadi unsur penipuan yang merugikan banyak masyarakat apalagi pihak pasar malam sendiri datang di Minahasa Selatan untuk mencari keuntungan lewat pusat keramaian akan tetapi justru merugikan masyarakat daerah. (MqL)