Krisis Internal Mengguncang Partai PDI-PERJUANGAN Sulawesi Utara: Kekuatan Politik Terancam Runtuh

by -2180 Views

Sulut – pelopormedia.com – Dalam beberapa waktu terakhir, Partai PDI-PERJUANGAN Sulawesi Utara diguncang oleh serangkaian isu kontroversial dan pertikaian internal yang mengancam kestabilan politik di Sulut.

Kabar yang menyorot Joune Ganda, kader yang diberitakan disalah satu media menjadi korban dari intrik politik internal partai, telah ditendang secara sepihak.

Ganda, yang juga menjabat sebagai Bupati Minahasa Utara, dianggap telah menjadi sandera kepentingan politik yang tak terbendung di dalam partai.

Langkah kontroversial lainnya datang dari mantan Wakil Walikota Tomohon, Wenny Lumentut, yang memutuskan untuk maju sebagai calon independen dalam kontestasi Walikota Tomohon.

Baca juga  Polres Minsel Kenakan Tiga Pasal KUHP Tahun 2023, Terhadap Pelaku Penikaman Baik Di Desa Rap-Rap Maupun Desa Matani

Keputusan Lumentut dipandang sebagai ekspresi ketidakpuasan terhadap manuver politik di dalam partai yang dituding tak lagi mampu memelihara keberagaman dan aspirasi kader-kadernya.

Tidak hanya itu, kemunculan kader Partai PDI-PERJUANGAN, James Sumendap, yang viral di sosmed bakal menjadi ketua DPD Partai Gerindra, turut menambah kompleksitas dalam peta politik Sulawesi Utara.

Langkah Sumendap ini menuai pernyataan dari pengamat politik Deddy Loing, yang menegaskan bahwa “perpecahan dan pertarungan kekuasaan di dalam partai semakin menguatkan pandangan bahwa kekuatan yang dulu dianggap solid dan kuat kini mulai mengalami kerapuhan,” ujar Loing.

Polemik internal yang semakin memanas menimbulkan kekhawatiran akan stabilitas partai dalam menghadapi tantangan politik di masa depan.

Baca juga  Belum Digunakan, Proyek Paving Milik PT. Duta Bangunan Jaya Sopang Ambruk, Anggaran Diduga Jadi Ladang Korupsi

Pertanyaan pun muncul di kalangan publik Sulawesi Utara, apakah Partai PDI-PERJUANGAN masih mampu mempertahankan kekuatan politiknya atau akan terjerumus dalam perpecahan yang membahayakan stabilitas politik di daerah tersebut.

Dalam situasi yang semakin tegang ini, tindakan yang diambil oleh pimpinan partai akan menjadi penentu bagi masa depan politik Sulawesi Utara.

Kekhawatiran akan potensi keruntuhan kekuatan politik yang dulu dianggap kokoh menjadi sorotan utama di tengah-tengah krisis yang melanda Partai PDI-PERJUANGAN Sulawesi Utara.**(tim)