Bau Busuk Diduga Dari PT. Kelapa Jaya Lestari Jadi Sorotan Warga, Merry : Ijin Masih Dalam Proses

oleh -601 Dilihat

MINSEL,PELOPOR MEDIA – Bau busuk menyengat yang diduga berasal dari aktivitas milik dari PT Kelapa Jaya Lestari Kapitu yang berlokasi di seputaran tempat kuliner tersebut mulai menjadi sorotan masyarakat sekitar

Pasalnya, lokasi perusahan yang berdekatan dengan tempat kuliner yang sudah di kenal masyarakat Sulawesi Utara sejak dahulu kala tersebut, berdampak minimnya konsumen Rumah makan itu sendiri

Hal tersebut disampaikan oleh beberapa masyarakat kapitu yang ada di sekitaran perusahan, menurut mereka bau busuk tersebut selalu muncul tidak menentu karena di bawah angin

Baca juga  Penuhi Panggilan, Sekertaris KPU Minsel Datangi Kejaksaan Negeri Amurang Terkait Penggunaan 36,8 M Tahun 2024

Sehingga membuat masyarakat menjadi tidak nyaman apalgi buat para pemilik usaha rumah makan, Selasa (11/3/2025)

“Limbah perusahan sangat merugikan masyarakat sekitar terlebih limbah tersebut hanya dibiarkan begitu saja mengalir di sungai yang pada umumnya sungai tersebut di gunakan masyarakat yang ada” katanya

“Dengan adanya perusahan yang ada, harusnya memberikan sumbangsi yang baik pada masyarakat sekitar bukang sebaliknya justru merugikan kesehatan masyarakat” ucapnya

“Masyarakat mendesak agar Pemerintah Desa Kapitu bahkan Pemerintah Kabupaten dapat bertindak untuk lebih memperhatikan akan kenyamanan masyarakat sendiri, bahkan PT KJL diharapkan agar mencari solusi terbaik sehingga tidak merugikan masyarakat seputar perusahan” harapnya

Baca juga  Janji Penindakan Pihak Polres Minsel Terkait Galian C di Ranomea Ternyata Hoax

Sementara itu Merry yang merupakan selaku konsultan lingkungan menjelaskan IPAL dari pada PT.KJL masih dalam proses pengurusan padahal perusahan tersebut sudah lama beroperasi.

Hingga berita ini di tayangkan Kadis DLH Kabupaten Minahasa Selatan belum bisa dikonfirmasi mengingat perusahan tersebut masih dalam tahap pengurusan ijin padahal sudah beroperasi sejak tahun 2019. (Michael)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Pelopor Media di saluran WHATSAPP

No More Posts Available.

No more pages to load.